Thursday, January 29, 2009

JANGANLAH MENYOMBONGKAN DIRI TENTANG HARI ESOK


Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu. Amsal 27:1

Ada orang yang suka menjalani hidupnya seolah-olah tidak ada hari esok, namun bukan itu yang dimaksudkan amsal ini. Hanya orang bodohlah yang hidup tanpa memikirkan masa depan. Orang bodoh hanya hidup untuk hari ini; ia tidak berpikir bahwa jika ia membelanjakan seluruh uangnya hari ini, ia tidak akan sanggup membayar tagihan-tagihan esok hari. Orang bodoh hidup tanpa berpikir karena tidak terpikirkan olehnya bahwa akan ada ganjaran-ganjaran terhadap segala perbuatannya. Orang bodoh tidak peduli dengan sekolah karena ia pikir karir itu dapat diperolehnya secara otomatis.

Alkitab tidak menasihati kita untuk hidup seolah-olah hari esok tidak akan pernah datang. Alkitab memang memperingatkan kita untuk tidak menguatirkan masa depan (Matius 6:25) dan tidak menyusun rencana-rencana sendiri tanpa memperhitungkan apa yang mungkin diminta oleh Allah kepada kita (Yakobus 4:13-15)

Begitu banyak yang ingin Allah berikan kepada Anda hari ini sehingga Anda diminta tidak menyia-nyiakan sekejappun untuk menguatirkan hari esok. Adalah juga membuang-buang waktu untuk menyusun rencana rinci tentang masa depan Anda sebelum Anda berkonsultasi dulu dengan Allah. Allahlah yang mengendalikan hari esok, sama seperti Ia mengendalikan hari ini. Pertanyaan utamanya adalah: "Apakah yang Allah ingin aku lakukan hari ini?" Itu akan membuat Anda cukup sibuk: Anda tidak akan ada waktu untuk menguatirkan apa yang mungkin terjadi esok. Jika Anda melewatkan setiap harinya melaksanakan kehendak Allah, Anda akan siap menghadapi setiap hari esok. Allah bukanlah Allah yang tidak teratur, melainkan Allah yang teratur. Ia memiliki rencana untuk masa depan Anda, dan jika Anda mengikuti-Nya langkah demi langkah, masa depan Anda akan terungkap sebagaimana mestinya.

Regards

Laut Sinaga

No comments:

Post a Comment

Post a Comment