Thursday, June 18, 2009

PIKNIK SENIOR 2009 TANAMKAN KENANGAN INDAH

Pagi nan cerah, Minggu 10 Mei 2009, 2 minis bus "SEPADAN" meluncur dengan tenang dan anggun meninggalkan kampus hijau SLA/PTASN. Bus yang membawa rombongan Senior Kelas mahasiswa Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara atau yang lebih dikenal dengan PTASN yang teridiri: STFT Surya Nusantara, STIE Surya Nusantara dan Akademi Perawat Surya Nusantara hari itu sedang mengadakan piknik ke tempat-tempat yang memiliki pemandangan alam indah di sekitar Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Karo.

Tempat yang pertama dikunjungi oleh para mahasiswa ini yang pada hari itu berangkat dengan ketiga sponsor mereka yakni: Pdt. DR. R. W. Sagala, Ibu R. Surbakti, MBA (diertai oleh Bapak Drs. A. Surbakti) dan Bapak Sedia Simbolon, MA-NA adalah satu tempat piknik yang baru yang sedang dalam proses pembangunan di daerah Karo - Dairi yang di kenal dengan nama Taman Resort Simalem.

Taman Resort Simalem ini adalah merupakan suatu tempat pegunungan yang letaknya persis di tepi Danau Toba yang berjarak kurang lebih 8 km dari Merek arah ke Sidikalang Dairi. Taman Resort Simalem memiliki pemandangan alam yang indah yang rencananya akan menyaingi Genting Highlight, Malaysia atau Sentosa Island Singapore. Saat ini Taman Resort Simalem masih dalam proses pembangunan dan belum selesai 100%, direncakan akan ada tempat judi, tempat camping, gereja, mesjid bangunan Vihara dan akan juga dibangun Skylift dari satu gunung ke gunung lainnya persis di tepian danau Toba yang indah.

Kalau selama ini ada perkataan bahwa "anda belum ke Sumatera kalau belum ke Parapat atau Danau Toba," dalam waktu dekjat akan segera berobah dengan ungkapan "anda belum ke Sumatera sebelum mengunjungi Taman Resort Simalem." Pemandangan di tempat ini tidak ada bandingannya, bangunannya juga modern bahkan "seperti di luar negeri, komentar beberapa orang mahasiswa."

Di tempat ini selain menikmati keindahan pemandangan alam, para mahasiswa dan kami sendiri sempat ber "karaoke" ria di alam terbuka.... nikmat sekali. Rasanya sulit untuk meninggalkan keindahan alam Taman Resort Simalem, tapi apa daya waktu jualah yang membuat kami meninggalkan tempat itu. Sebab kami harus meneruskan perjalanan lainnya.

Tempat kedua yang kami kunjungi setelah Taman Resor Simalem adalah Tongging. Tongging merupakan satu tempat untuk mengadakan rekreasi yang sudah di kenal banyak orang yang terkenal dengan air terjun si piso-pisonya. Beberapa orang mahasiswa dengan girangnya pergi ke bawah langsung melihat air terjun walaupun jalan ke sana agak sulit tetapi mereka melakukannya dengan suka cita meski harus berbasah ria oleh karena percikan air terjun Sipiso-piso yang terkenal itu.

Makan siang di alam Tongging membuat para mahasiswa sangat senang. Tidak terasa waktu telah cukup lama tersita disana.

Perjalanan berikutnya adalah ke arah Haranggaol, kembali kami melihat keindahan Danau Toba, kali ini bukan hanya bisa memandanginya, malah kami beserta dengan beberapa orang mahasiswa menceburkan diri dan mandi di air danau Toba yang sejuk dan asri itu. Para mahasiswa dengan riangnya berenang ke sana ke mari, sebahagian diantara mereka yang tahu berenang hanya dengan andalannya jurus berenang "gaya batu" tidak mau kalah juga memasuki air danau Toba meskipun harus menggunakan "ban" sewaan yang ada disana.

Para mahasiswa/i dan Pdt. R. W. Sagala sedang menikmati sejuknya air danau Toba di Haranggaol

Di Haranggaol ini yang menarik adalah ikan bakarnya. Para mahasiswa yang selama di kampus tidak pernah disuguhi ikan dalam menu mereka di kamar makan, tetapi sore itu mereka berpesta ikan mujahir bakar malah mereka makan tanpa "nasi", hahahahah.... luar biasa nikmatnya.

Setelah sore, perjalan pulang ke kampus pun dilanjutkan tetapi dengan terlebih dahulu singgah di Simarjarunjung, tempat yang memang memiliki pemandangan alam indah lainnya. Parabak mahasiswa bak photo model saling berlomba untuk berfose dengan camera digital masing-masing dan ada juga yang mengandalkan camera handphonenya, anehnya masing-masing berlomba untuk dekat berphoto dengan sponsornya, hahahaha.... dasar mahasiswa.

Sekitar jam 09 malam hari itu juga akhirnya kami pun tiba dari perjalanan piknik yang melelahkan tapi yang mengesankan sehingga sulit untuk dilupakan. Memang piknik senior kelas 2009 ini menoreh kenangan indah di hati kami, demikian komentar salah seorang mahasiswa.

Sore Hari di Simarjarunjung
Pdt. DR. R. W. Sagala, Bapak Drs. A. Surbakti, Ibu R. Surbakti, MBA dan BaBapak Sedia Simbolon, MA-NA

Indahnya pemandangan alam Taman Resort Simalem

Taman Resort Simalem yang menorehkan kenangan indah!

Thursday, April 16, 2009

CITY EVANGELISM YANG DIADAKAN DI KODYA PEMATANGSIANTAR OLEH LEMBAGA SLA MARTOBA/PTASN HASILKAN 22 JIWA

Seminggu setelah membaptiskan 20 jiwa baru bagi Tuhan melalui Pekan Doa "Mencari Kebenaran" yang disampaikan oleh Pdt. H. Sibuea, MPTh, gembala jemaat MAHK Bintaro, Jakarta, kembali lembaga pendidikan Tuhan SLA Martoba/PTASN, Pematangsiantar membaptiskan 22 jiwa baru bagi Tuhan hasil KKR City Evangelism yang dimotori oleh lembaga SLA/PTASN sendiri.

Wacana untuk mengadakan City Evangelism ini sebenarnya sudah lama sekali
direncakan bahkan sejak kepemimpinan Pd. E. H. Tambunan yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua PTASN. Awalnya rencana city Evangelism ini akan diadakan di kota kecamatan Perdagangan, Kab. Simalungun. Almarhum Pdt. E. L. Manafe, DMin, yang semasa hidupnya menjabat sebagai Ketua Jurusan STFT Surya Nusantara, sekaligus bertindak sebagai Ketua Religious Activities Committee kampus mulai menggagasi rencana city evangelism ini, tetapi putus di tengah jalan, karena almarhum Pdt. Manafe telah diizinkan Tuhan beristirahat untuk sementara.

Kemudian Pdt. R. W. Sagala, DMin, Puket III PTASN diberikan tugas tambahan sebagai Ketua Jurusan STFT Surya Nusantara/Ketua Religious Activities Committee mulai melanjutkan rencana untuk mengadakan city evangelism ini tetapi kemudian rencana ini kembali gagal oleh sebab Pdt. R. W. Sagala, DMin menderita sakit sejak Agustus 2008 s/d Desember 2008, satu semester persis Pdt R. W. Sagala tidak dapat melaksanakan tugasnya.


Saat Pdt. Sagala sakit, Pdt. D. E. Sinaga, MMin salah seorang dosen STFT Surya Nusantara diberi tugas untuk menggantikan Pdt. R. W. Sagala, DMin dan saat yang sama Pdt. D. E. Sinaga, MMin melanjutkan untuk menggagas rencana KKR City Evangelism ini.

Januari 2009 lalu, setelah Pdt. R. W. Sagala, DMin pulih dari penyakit dan kembali bertugas sebagai Puket III dan Ketua Jurusan STFT , maka wacana untuk mengadakan City Evangelism ini kembali digagasi. Yang tadinya rencana untuk mengadakan KKR ini di Kota Perdagangan (salah satu ibukota kecamatan di Kab. Simalungun) kemudian dialihkan ke kota Pematangsiantar.

Administratif Commitee (Adcom) SLA/PTASN kemudian mulai membentuk team atau panitia City Evangelism
ini. Adcom dalam hal ini sekaligus bertindak sebagai pelindung, Bapak J. Malau, Ketua PTASN sebagai penanggung jawab, sementara sebagai Ketua pelaksana dipercayakan kepada Pdt. R. W. Sagala, DMin dan Pdt Roiman Siagian, Gembala Jemaat SLA/PTASN, Sekretaris Bapak N. Limbong dan Bendahara Bapak P. Pakpahan, ditambah beberapa seksi penting untuk kelancaran KKR City Evangelism ini. Sebagai pembicara utama dipercayakan kepada Pdt. Roiman Siagian yang dibantu oleh pembicara kesehatan/keluarga Bapak A. Tarihoran.

Sebelum KKR City evangelism ini diadakan, terlebih dahulku didahului oleh KKR Satelite yang diadakan di 9 titik utama utama masing-masing:

No

Nama Jemaat

Tempat Satelite

Pembicara

Biaya

1.

SLA III

Simpang Rami

Erwin Tamba

Rp 1.500.000,-

2.

Martoba

Pondok Tengah

Pdt. D.E.Sinaga

Rp 1.800.000.-

3.

Tomuan

Binaguna, Tanah Jawa

Salomo Panjaitan

Rp 2.000.000,-

4.

Jln. Simbolon

GMAK Jln. Simbolon

Julianta Bangun

Rp 2.100.000,-

5.

Dalig Raya

Gereja

Pdt. Rudianjaya P.

Rp 1.500.000,-

6.

Rambong Merah

Batu 7 Sionggang

A. Tarihoran

Rp 2.000.000,-

7.

Parluasan

Gedung Sekolah SD Advent Parluasan

Anggiat Sitohang

Rp 1.800.000,-

8.

SLA/PTASN

Rumah Doa

Pdtm. D. Muntu

Rp 5.00.000,-

9.

Tengkoh

Rumah Anggota

Acasio S.

Rp 1.500.000,-

KKR Satelit yang diadakan di 9 titik ini dipimpin oleh beberapa mahasiswa Theologia yang sedang mengikuti Field School juga dilaksanakan oleh beberapa orang staf SLA/PTASN dan seorang mahasiswa Akper yang berasal dari Timor Leste yang mantan seorang missionaris yakni brother Acasio Da Silva Sarmento.

Setelah KKR satellite yang diadakan di 9 titik pada tanggal 22-31 Maret 2009 diatas usai, KKR penuaian City Evangelism yang dimotori oleh lembaga SLA/PTASN, Pematangsiantar yang menghabiskan dana kurang lebih Rp 48.000.000,- itu dilangsungkan di Gedung Musyawarah, Pematangsiantar mulai tanggal 01-04 April 2009.

Pada saat acara pembukaan Pdt. Rudolf W. Sagala sebagai Ketua Pelaksana memberikan sambutan bagaimana lembaga SLA/PTASN bukan hanya sebagai tempat untuk mendidik anak-anak muda Tuhan tetapi juga ikut ambil bagian untuk melaksanakan Amanat Agung Tuhan dalam Matius 28;18-20. Hadir memberikan kata sambutan mewakili pimpinan Gereja MAHK Daerah Sumatera Utara, Pdt. Binsar Sagala, MPTh, Sekretaris Daerah sebab Ketua Daerah saat itu berhalangan hadir oleh karena sedang melakukan tugas di luar kota. Kemudian diteruskan oleh Bapak J. Malau sebagai Ketua SLA/PTASN dan kemudian dilanjutkan oleh Pimpinan Bimas Kristen Kodya Pematangsiantar yang dalam sambutannya memuji bagaimana gereja Advent sebagai gereja yang harus diteladani baik dalam hal makanan dan minuman, juga dalam hal pengajaran dan kegiatan penginjilan. Beliau secara khusus memuji bagaimana gereja Advent "tidak merokok," dan membantu menciptakan bangsa Indonesia yang sehat.

Dalam khotbahnya dari malam ke malam Pdt. Roiman Siagian menyampaikan firman Tuhan dengan dinamis dan dimengerti oleh umumnya tamu-tamu yang hadir setiap malamnya. Mayoritas yang hadir dari malam ke malam pada KKR penuaian ini adalah orang-orang muda yang selalu rindu untuk mendengarkan firman Tuhan. Khusus pada saat memberikan topik mengenai hari Sabat, Pdt Siagian memukau para tamu dan hadirin yang hadir oleh sebab dia langsung memberikan praktek dengan cara memanggil kedepan 6 anak-anak gadis dan sepasang suami istri. Tamu yang rata-rata hadir sebanyak 300-400 orang itu merasa dikenyangkan oleh firman Tuhan.

Pada saat panggilan diadakan, beberapa orang maju ke depan dan siap untuk menyerahkan dirinya menjadi murid Kristus melalui acara Baptisan. Akhirnya pada hari Sabat 04 April bertempat di Gereja SLA/PTASN, pematangsiantar dibaptiskanlah 22 jiwa baru sebagai hasil dari City Evangelism ini.


Berikut kami berikan informasi mengenai ke 22 jiwa baru itu berdasarkan apa yang kami dapatkan dari sekretaris KKR/sekretaris jemaat SLA/PTASN Bapak Drs. N. Limbong, MBA:

No

Nama Lengkap

l/pr

Tempat/Tgl Lahir

Agama Asal

1.

Yunitha Azhari Gultom

Pr

P. Siantar, 16 Juni 1995

Advent

2.

Melisa Pandiangan

Pr

Gunung Sitoli

GKPI

3.

Nova Tiodora Sinaga

Pr

Sibolga, 14 Sept 1987

GKPI

4.

Dewi Sartika Situmoranag

Pr

Sei Dinang, 25 Okt 1982

GKPS

5.

Wilson Sinaga

L

, 19 Sept 1962

GKPS

6.

Herlina F. Siburian

Pr

Kerasan, 21 Maret 1991

HKBP

7.

Robintang Samosir

Pr

Tanah Jawa, 1 Sept 1994

GBI

8.

Jonris Manrindan Sinaga

L

Hutabayu, 23 Juli 1991

GKPI

9.

Stepen Simarmata

L

Jakarta, 23 Agustus 1993

ADVENT

10.

Leonardo Siahaan

L

Jawa Tongah, 10 Nov. 1991

GKI

11.

Jasben Aprianto Manurung

L

Raja Malinggas, 24 Nov 1991

HKI

12.

Joel Sitorus

L

Saut Parbina, 30 Oktober 1993

Khatolik

13.

Saurma Gultom

Pr

Ujung Bandar, 12 Sept 1990

HKI

14.

Fransius Saragih

L

Datik Raya, 22 Mei 1994

GKPS

15.

Tiomina Simanjorang

Pr

Sionggang, 19 Des 1991

Advent

16.

Vitta Sitanggang

Pr

P. Siantar, 10 Januari 1991

-

17.

Hotlin Simbolon

L

R. Merah, 28 Mei 1990

Advent

18.

Grace Angelia Sitorus

Pr

Jakarta, 5 Mei 1995

Advent

19.

Rut Dyatia Sitorus

Pr

Manado 07 Nov 1993

Advent

20.

Prawira Putri Situmorang

Pr

Medan, 12 Desember 1993

Advent

21.

Angelina Sherly Manurung

Pr

P.Siantar, 02 April 1995

Advent

22.

Silvia Indri Sihombing

Pr

Medan, 25 Mei 1980

Kharismatik

Dari data diatas nampak bahwa 22 jiwa yang baru dibaptiskan sebagai hasil KKR City Evangelism ini umumnya berasal dari agama non SDA (13 jiwa) dan hanya 9 jiwa saja yang berasal dari gereja Advent.

Marilah tetap kita doakan agar jiwa-jiwa yang baru ini dapat bertahan, dan memang menurut pengalaman hasil baptisan dari sekolah lebih bertahan lama dalam kebenaran bila dibandingkan dengan hasil baptisan yang lain. Semoga Tuhan memberkati dan semoga lembaga-NYA SLA/PTASN, Pematangsiantar dapat terus mempertahankan misinya.

Bapak Bimas Kristen Protestan Saat Menyampaikan Sambutan Pada Acara Pembukaan City Evangelism

Tampak duduk di barisan palind depan:
Pdt. Roiman Siagian, Pembicara
Bapak Pimpinan Bimas Kristen Kodya Siantar
Pdt. Binsar Sagala, MPTh, Sekretaris Daerah MAHK Sumut
Pdt. Rudolf W. Sagala, DMin, Ketua Pelaksana
Bapak J. Malau, Ketua PTASN
Ibu T. Malau br. Marpaung

Ke 22 calon baptisan sedang berdiri untuk mengucapkan janji baptisan

Pdt. Roiman Siagian dan Pdt L. E. Silalahi saat membaptiskan jiwa-jiwa sebagai hasil dari KKR City Evangelism